Kebakaran Hutan Global yang Tumpang Tindih Mengancam Bantuan Pemadam Kebakaran Internasional

0
19

Meningkatnya konvergensi musim kebakaran hutan di seluruh dunia akan sangat membatasi kemampuan negara-negara untuk berbagi sumber daya pemadam kebakaran yang penting, seperti personel dan pesawat terbang, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Science Advances. Tren ini, yang didorong oleh percepatan perubahan iklim, akan memperkecil peluang bantuan internasional, dan berpotensi memperburuk dampak kebakaran yang semakin parah.

Memperluas Musim Kebakaran dan Krisis yang Tumpang Tindih

Secara historis, musim kebakaran hutan di berbagai wilayah terjadi pada waktu yang berbeda-beda, sehingga memungkinkan negara-negara mengerahkan sumber daya untuk saling mendukung. Misalnya, Kanada dan Meksiko membantu mengatasi kebakaran di dekat Los Angeles pada awal tahun 2025, sementara Afrika Selatan mengirimkan bantuan ke Spanyol dan Portugal selama kebakaran tahun 2023. Sistem saling mendukung ini mengandalkan asumsi bahwa ketika satu wilayah berada pada puncak risiko, wilayah lain relatif aman.

Namun, penelitian yang dipimpin oleh Cong Yin di University of California, Merced, menunjukkan bahwa kondisi cuaca kebakaran ekstrem kini semakin sering terjadi setiap tahunnya di seluruh dunia. Hal ini berarti musim kebakaran semakin panjang dan tumpang tindih, sehingga mengurangi waktu pemberian bantuan secara efektif.

Mengapa Ini Penting: Jaring Pengaman yang Menyusut

Implikasinya sangat signifikan. Ketika perubahan iklim terus meningkat, kemampuan untuk mengandalkan kolaborasi internasional akan melemah. Jika beberapa wilayah mengalami kebakaran hutan berskala besar secara bersamaan, kapasitas pemadaman kebakaran global akan berkurang, sehingga beberapa wilayah tidak mempunyai dukungan yang memadai.

John Abatzoglou, salah satu penulis penelitian ini, menekankan bahwa pembagian sumber daya saat ini memberikan “asuransi” yang berharga terhadap lonjakan kebakaran domestik yang besar. Jaring pengaman ini kini terancam.

Dari Tren Regional hingga Global

Penelitian sebelumnya meneliti perubahan cuaca kebakaran secara regional. Studi baru ini memberikan analisis global pertama yang komprehensif, mengungkapkan bahwa permasalahan ini tidak terbatas pada satu bidang saja. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya upaya mitigasi iklim untuk mencegah memburuknya kerja sama pemadaman kebakaran internasional.

Meningkatnya musim kebakaran hutan yang tumpang tindih menunjukkan hilangnya ketahanan dalam respons bencana global. Tanpa tindakan agresif untuk mengekang perubahan iklim, negara-negara akan semakin terisolasi dalam menghadapi meningkatnya ancaman kebakaran.

Попередня статтяNASA Merombak Program Artemis: Memprioritaskan Irama Peluncuran Dibandingkan Pendaratan Segera di Bulan