Malam ini, 22 Januari, menawarkan kesempatan unik untuk menyaksikan komet antarbintang 3I/ATLAS saat ia mencapai oposisi dan melanjutkan perjalanannya keluar dari tata surya kita. Proyek Teleskop Virtual akan mengadakan streaming langsung gratis mulai pukul 18:30 EST (2330 GMT), menampilkan pemandangan real-time yang diambil dari teleskop robotik di Italia.
Apa yang Membuat Komet Ini Istimewa?
3I/ATLAS hanyalah objek antarbintang ketiga yang dikonfirmasi mengunjungi tata surya kita, setelah penemuan 1I/’Oumuamua dan 2I/Borisov. Ini pertama kali diidentifikasi pada Juli 2025 melalui proyek ATLAS, sebuah program yang didanai NASA yang dirancang untuk mendeteksi asteroid dan komet yang dapat menimbulkan ancaman bagi Bumi. Analisis cepat terhadap orbitnya dengan cepat mengungkap asal usulnya di luar tata surya kita.
Mengapa Oposisi Penting
Saat suatu objek mencapai posisi oposisi, ia akan tampak berlawanan dengan matahari di langit bumi, yang berarti objek tersebut diterangi sepenuhnya dari sudut pandang kita – mirip dengan bulan purnama. Hal ini secara teori menjadikannya waktu terbaik untuk observasi. Namun, 3I/ATLAS akan tetap terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang.
Melihat Detail dan Kecerahan
Komet tersebut diperkirakan memiliki magnitudo +13,2 pada posisi oposisi, yang berarti memerlukan teleskop besar untuk mendeteksinya. Untuk konteks:
* Bintang yang lebih terang berada di sekitar Mag +1.
* Bulan purnama adalah -13.
* Matahari -27.
Meskipun streaming langsung memberikan cara terbaik untuk melihat objek langka ini, tutupan awan mungkin masih mengganggu pengamatan, karena upaya sebelumnya pada tanggal 16 Januari dibatalkan karena kondisi cuaca.
Apa Artinya?
Meningkatnya frekuensi deteksi objek antarbintang menunjukkan bahwa tata surya kita tidak terisolasi. Para pengunjung ini memberikan petunjuk tentang komposisi dan dinamika sistem bintang lainnya, menjadikan setiap pengamatan bernilai ilmiah. Fakta bahwa 3I/ATLAS meninggalkan tata surya berarti ini adalah satu-satunya kesempatan kita untuk mempelajarinya dari dekat saat ini.
Studi tentang komet antarbintang memberikan jendela unik mengenai kondisi sistem planet lain. Komposisinya dapat memberi tahu kita materi apa yang ada di tempat lain di galaksi dan perbedaannya dengan materi kita.





















