Venus telah lewat di belakang Matahari dari sudut pandang Bumi hari ini, 6 Januari, dalam fenomena yang disebut konjungsi matahari superior. Artinya, planet ini sedang bertransisi dari bintang pagi yang terlihat menjadi bintang malam – meski akan tetap tersembunyi di bawah sinar matahari selama beberapa minggu.
Apa itu Konjungsi Unggul?
Planet-planet mengorbit matahari dengan kecepatan dan jarak yang berbeda-beda. Venus, yang lebih dekat ke Matahari dibandingkan Bumi, tampak berayun bolak-balik antara visibilitas sore dan pagi hari. Konjungsi superior terjadi ketika Venus berada tepat di belakang Matahari dari sudut pandang kita. Ini tidak berarti Venus menghilang selamanya; sebaliknya, ia bergerak keluar dari pandangan kita saat mengorbit.
Konjungsi tersebut terjadi pada pukul 12:10 EST (17:10 GMT) hari ini, juga menandai titik terjauh Venus dari Bumi dalam orbitnya. Waktunya dapat diprediksi, karena orbit Venus telah dipahami dengan baik oleh para astronom.
Mengapa Anda Tidak Dapat Melihatnya?
Kecerahan matahari membuat Venus tidak terlihat selama peristiwa tersebut. Entah itu konjungsi superior (di belakang matahari) atau inferior (antara Bumi dan matahari), silaunya menghalangi peluang untuk melihat planet ini. Ini bukanlah hal yang aneh; Venus secara rutin menghilang dari pandangan seiring mengikuti orbitnya.
Kapan Venus Kembali?
Venus diperkirakan akan muncul kembali di langit malam pada bulan Februari. Ini akan mencapai titik tertinggi di langit malam pada tanggal 5 Juni. Bagi mereka yang tertarik mengamati Venus, teleskop yang dirancang untuk mengamati planet akan meningkatkan pengalaman tersebut, terutama karena planet ini menampilkan fase mirip bulan dalam beberapa bulan mendatang.
Konjungsi superior adalah bagian alami dari orbit Venus, bukan suatu anomali. Ini menyoroti hubungan dinamis antara Bumi dan planet tetangganya, mengingatkan kita bahwa benda langit yang kita kenal pun memiliki siklus tersembunyi.





















